waspadai trombosis pada diri kita

Apa Itu Trombosis ?

Bantu Bagikan Artikel Ini

Apa Itu Trombosis? Waspadai Ketika Thrombosis Menyerang!

trombosis terjadi akibat pembekuan darahTrombosis adalah suatu proses pembekuan darah yang terjadi didalam arteri secara berlebihan sehingga menghambat proses aliran darah bahkan mungkin saja bisa menghentikan proses aliran tersebut.

Dalam tulisan ini marilah kita tinjau bersama mengenai penyakit yang menyerang organ dalam manusia yakni trombosis.

Pada saat ini masyarakat Indonesia sebagian besar belum mengetahui bahaya trombosis atau pembekuan darah. Walaupun begitu sebenarnya trombosis adalah merupakan penyakit mematikan yang berpotensi mengancam jiwa dan menjadi salah satu penyebab kematian utama yang terjadi di Indonesia.

Jadi apakah itu trombosis sebenarnya? Apa penyebab dan bagaimana mencegah serta mengatasi masalah ini? Untuk mengetahui lebih lengkap, silakan membaca  artikel ini dengan seksama.

Jenis Penyakit Trombosis

trombosis dapat menyerang jantung koronerTrombosis adalah penyakit yang sangat berbahaya dan mungkin tidak di sadari oleh kita. Trombosis bisa saja terjadi di bagian manapun pada pembuluh darah atau sirkulasi darah manusia. Akan tetapi klasifikasi umumnya terbagi menjadi beberapa jenis trombosis :

1. Venous Thromboembolism (VTE)

deep vein thrombus terjadi pada pembuluh darah venaJenis trombosis ini terjadi pada pembuluh balik yaitu trombosis vena atau deep vein thrombosis. Pada umumnya trombosis ini terjadi pada pembuluh paru yang embolusnya terlepas dan pada akhirnya mencapai pembuluh balik yang sebagian besar berada di kaki.

Dinamakan trombosis vena dikarenakan trombosis ini terjadi di pembuluh darah balik kita yang umumnya terjadi di bagian otot paha atau betis walaupun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi di bagian tubuh kita yang lain pada pembuluh vena. Kondisi ini memanglah sangat mengganggu pergerakan dan tentu saja akan timbul nyeri yang luar biasa.

Penggumpalan darah / blood clot memanglah umum dialami oleh orang-orang akan tetapi bukan berarti kondisi ini tidak berbahaya, gumpalan darah ini dapat memblokir sirkulasi peredaran darah kita dan apabila mengendap pada dinding pembuluh darah yang vital seperti otak atau jantung maka akan terjadi penyakit yang disebut Jantung koroner maupun Stroke Iskemik (penyumbatan).

2. Arterial Thrombosis

trombosis pada arteri pembuluh darahTrombosis jenis ini erat kaitannya dengan kondisi Arteriosklerosis dimana terjadi peradangan dalam pembuluh darah, hal ini dikarenakan terjadi akibat adanya penumpukan plak penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah arteri. Terjadinya pembekuan darah dalam arteri dikenal sebagai Trombosis Arteri.

Trombosis arteri ini adalah penyakit yang dapat mengakibatkan terjadinya serangan jantung koroner maupun stroke iskemik serta pembuluh darah perifer. Dimana serangan jantung merupakan penyebab kematian yang sangat serius dan stroke adalah penyebab utama cacat di dunia.

Apa Penyebab Trombosis ?

Hingga saat ini di Indonesia trombosis adalah penyakit pembunuh mematikan yang berada di peringkat 10 besar penyebab kematian manusia. Trombosis yang terjadi di pembuluh darah dipicu dengan adanya lesi atau terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah.

Dalam keadaan ini faktor-faktor pembekuan darah seperti platelet atau keping darah dan trombosis akan bisa terjadi sampai akhirnya menjadi fibrin yang cukup stabil dan mengikat gumpalan komponen darah yang telah terlebih dulu menyumpat pada peradangan tersebut.

Timbulnya trombosis tidak selalu dipicu dengan adanya suatu kerusakan yang terjadi pada dinding pembuluh darah namun hal ini juga dapat terjadi pada thrombosis vena dimana biasanya thrombosis vena di dapat dari keadaan statis pada kantung katup vena yang diakibatkan aliran daerah vena yang bertahan lama dan akan bertambah membesar sehingga lubang pada pembuluh vena akan tertutup.

Banyak sekali yang bisa menimbulkan penyakit ini akan tetapi pada umumnya penyebab thrombosis vena adalah :

  1. Terjadi cedera lapisan vena atau peradangan.
  2. Penyakit kanker yang memicu kecenderungan pembekuan darah.
  3. Terlambatnya sirkulasi aliran darah vena.
  4. Mengalami kelumpuhan akibat cedera tulang belakang.
  5. Menggunakan terapi hormon, contohnya digunakan dalam hal mengatasi gejala menopuse.
  6. Mempunyai penyakit keturunan sehingga rentan sekali terjadi penggumpalan darah. (Fibrinogen).
  7. Terjadinya varises yakni suatu kondisi yang bisa menyakitkan dimana pembuluh vena terpelintir dan akan menyebabkan pembengkakkan.
  8. Terjadinya peradangan usus.
  9. Memiliki riwayat penyakit kolesterol maupun diabetes yang cukup mengkhawatirkan.
  10. Pasca operasi bedah dimana muncul pembekuan yang tidak diharapkan.

Trombosis Arteri terutama terjadi pada arteri koroner yang membawa suplai oksigen yang dibutuhkan oleh otot jantung sehingga bisa mengakibatkan penyakit jantung koroner atau iskemik. Arteri koroner trombosis adalah penyakit yang dipicu akibat aterosklerosis atau pengerasan pada pembuluh darah arteri dan pada akhirnya menjadi jantung koroner ataupun stroke iskemik (penyumbatan).

Plak Aterosklerosis yang berisikan timbunan lemak serta kolesterol yang rawan terhadap luka. Apabila tertutup pada sebagian lubang arteri korener dapat mengakibatkan nyeri dada yang timbul. Gejala ini disebut dengan angina stabil, hal ini terjadi karena otot jantung kekurangan oksigen.

Manifestasi angina yang stabil merupakan bentuk dari rasa sakit atau nyeri pada bagian dada seperti ditekan yang lokasinya berada pada bagian tangan maupun kiri pada tulang dada dan juga dapat menjalar ke bagian rahang bawah, bahu, leher dan lengan maupun punggung.

Gejala ini sebenarnya bisa berkurang dalam lima menit apabila beristirahat atau berhenti bergerak. Kondisi ini sebenarnya masih cukup aman dan tidak mengakibatkan otot jantung mati. Akan tetapi apabila angina muncul dan selama beristirahat sekitar 15 menit tidak kunjung membaik maka dapat dicurigai terjadi penyakit jantung koroner maupun bisa saja terkena sindrom koroner akut.

Gejala Terjadinya Trombosis Dalam Pembuluh Darah

penyakit thrombosis sangat berbahayaPada umumnya gejala – gejala yang terjadi adalah peradangan hebat, sumbatan pada aliran, otot betis akan dapat membengkak dan akan timbul secara nyeri, nyeri ini tumpul apabila disentuh dan terasa hangat apabila diraba. Pada pergelangan kaki, kaki maupun paha bisa juga membengkak tergantung pada vena mana yang terinfeksi.

Kebanyakan thrombus akan mengalami penyembuhan dan akan berubah menjadi penjaringan parut dan akan bisa merusak katup dalam vena. Akibatnya akan terjadi cairan yang mengumpul yang disebabkan pembengkakkan di pergelangan kaki.

Apabila sumbatannya tinggi maka endema dapat menyebar dari tungkai hingga ke paha. Pada saat pagi hingga sore hari endema bisa memburuk hal ini dikarenakan dampak dari gaya tarik tubuh saat duduk maupun berdiri. Apabila malam endema bisa menghilang hal ini dikarenakan apabila kaki pada dalam posisi mendatar dan penggosongan pada vena akan dapat berlangsung dengan bagus.

Gejala secara kontinyu dari thrombosis adalah warnanya yang berubah menjadi coklat pada kulit dan biasanya terjadi pada pergelangan kaki. Warnanya yang coklat ini dikarenakan keluarnya sel darah merah pada vena yang meregang di dalam kulit. Berubahahnya warna kulit akan sangat peka walaupun cederanya ringan dan akan bisa merobek kulit dan akan bisa menyebabkan munculnya luka yang terbuka.

Gejala di vena karena penyakit thrombosis adalah pada vena porta yang memasok tiga perempat atas pasokan darah sehinga terjadi penyumbatan secara parsial maupun menyeluruh di vena akan dapat merusak sel-sel hati. Penyumpalan akanmeningkatkan tekanan pada vena portal maupun vena-vena lainnya.

Vena di kerongkongan pada saat thrombosis adalah terjadi pembesaran yang cukup signifikan hal ini mirip dengan pendarahan mulai dari vena varikosa dalam kerongkongan bagian bawahnya.Sehingga pendarahan ini dapat mengakibatkan batuk darah atau bisa saja disebut dengan muntah darah.

Cara Mendiagnosa Terjadinya Trombosis

Pendiagnosaan thrombosis adalah sulit, hal ini dikarenakan tidak ditemukannya nyeri dan sering sekali tanpa diketemukannya pembengkakan yang sifatnya ringan. Apabila sudah diduga terjadi thrombosis maka dalam hal memperkuat diagnosis trombosis adalah dengan cara pemeriksaan USG dupleks di vena tungkai.

Apabila ditemukan suatu gejala emboli paru maka harus dilakukan pemeriksaan pada dada dengan menggunakan radioaktif agar bisa memperkuat diagnosis dan melakukan pemeriksaan dupleks dalam hal untuk pemeriksaan tungkai. Dokter apabila menduga adanya thrombosis adalah :

  1. Terjadinya pendarahan mulai dari kerongkongan
  2. Pembesaran pada limpa
  3. Terjadinya kondisi yang beresiko tinggi

Tes darah pada thrombosis adalah salah satu cara dalam hal mengevaluasi hati apabila sering memperlihatkan kondisi yang cukup normal. Apabila penderita mengalami darah tinggi maka pemeriksaan secara mikroskopik pada jaringan hati akan menunjukkan hasil yang relatif normal sehingga kemungkinan besar penyebabnya terjadi trombosis vena.

Cara Mencegah Terjadinya Trombosis

pembengkakan akibat thrombosisTrombosis merupakan penyakit yang tergolong kejam dan para peneliti baru mencari–cari obatnya. Meskipun dampak trombosis memiliki resiko kematian yang cukup tinggi, tetapi untuk pencegahannya bisa dilakukan dengan beberapa cara yakni :

  1. Orang-orang yang mengalami trombosis adalah jika melakukan dalam proses melakukan pembedahan mayor atau yang sedang melakukan perjalanan panjang maka hendaknya bisa melakukan gerangan menekuk kakinya dan dapat meregangkan pada pergelangan kaki sebanyak-banyaknya selama 30 menit.
  2. Dalam hal untuk dapat mengurangi proses pembentukan trombosis adalah dengan cara memberikan obat antikoagulan sebelum, dan selama terjadi pembedahan.
  3. Cara yang lainnya dalam hal pencegahan trombosis adalah menggunakan stoking pneumatik yakni terbuat dari plastik dan secara otomatis akan dapat memompa serta mengosongkan melalui pompa listrik. Hal ini terjadi secara berulang-ulang dan akan bisa meremas betis dan akan mengosongkan di vena. Stoking harus digunakan sebelum dan sesudah pembedahan sampai si penderita dapat berjalan lagi.
  4. Pencegahan lainnya dalam mengatasi trombosis adalah kita harus senantiasa hidup sehat, baik itu makan, istirahat maupun olahraga secara teratur.

Berdasarkan paparan yang dikemukakan diatas memang thrombosis sangat erat kaitanyya dengan hubungan peredaran darah kita. Oleh karena itu para dokter selalu menganjurkan untuk selalu memakan makanan yang bergizi tiap harinya. Trombosis adalah penyakit yang juga disebabkan karena kita kurang bergerak oleh karena itu sebaiknya kita selalu merutinkan olahraga.

Kesehatan memanglah segala-galanya bagi kita, dengan begitu maka gejala thrombosis adalah tidak mungkin terjadi. Oleh karena itu selalu berkonsultasi dengan dokter secara rutin adalah langkah yang seharusnya dilakukan meskipun hanya periksa kandungan darah. Dengan begitu maka gejala suatu penyakit akan dapat terlihat sehingga akan segera diobati sebelum terlambat.

Nah begitulah tadi paparan mengenai penyakit trombosis, semoga dengan membaca artikel ini kita bisa mengenali apabila terjadi gejala-gejala thrombosis dan segera mengetahui langkahnya apabila sudah terkena penyakit ini untuk menjaga diri kita dan keluarga.

penyebab stroke adalah thrombosisSelain itu orang yang merokok dan obesitas juga menjadi faktor terjadinya thrombosis karena tidak memiliki kesehatan tubuh yang seimbang. Faktor lainya adalah orang yang pernah mengidap kanker ganas, mengidap penyakit kelainan darah, penyakit jantung, mengidap penyakit emboli, baru saja menjalani operasi, kehabisan cairan tubuh, mengakami keadaan yang tidak bergerak dan mengidap varises vena. Semua itu dapat menjadi pemicu terjadinya thrombosis pada seseorang.

Ada beberapa cara untuk mengurangi resiko terkena trombosis / Deep Vein Thrombosis, terutama jika anda sedang berada di dalam sebuah kendaraan saat perjalanan jauh. Salah satu penyebab terjadinya trombosis ini disebabkan terlalu lama berada dalam kendaraan yang membuat tubuh tidak banyak melakukan gerakan.

Hendaknya anda berjalan-jalan disekitar tempat duduk anda setiap 2-3 jam sekali, hal ini untuk mengurangi kemungkinan anda tidak bergerak dan hanya duduk saja. Jika anda sedang didalam mobil dan tidak memungkinkan anda untuk berjalan, anda dapat berdiri sebentar dan kembali duduk. Anda dapat menggerakkan kaki dan tubuh anda secara berkala. Anda harus menggerakkan tungkai anda selam 3 menit setiap jamnya, agar melancarkan pompa otot pada tungkai anda. Hal ini penting untuk anda lakukan untuk keselamatan anda selama dalam perjalanan.

Anda bisa berjalan ke kamar mandi yang ada dalam kendaraan anda, kemudian melakukan pergerakan seperti senam untuk beberpa agar otot anda kembali normal tidak tegang lagi. Hindari juga menggunakan baju dan celana yang ketat terutama pada bagian paha. Hindari juga memangku tas bawaan anda yang berat diatas paha anda, agar darah tetap mengalir mudah ke otot-otot tungkai.

Apabila seseorang sudah beresiko terkena trombosis hendaknya langsung memeriksakan ke dokter dan mengonsumsi aspirin yang berdosis rendah yang mudah larut ke dalam tubuh. Jika anda sedang melakukan perjalanan udara, hindari keadaan tubuh yang dehidrasi karena terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol ataun mengalami mabuk perjalanan. Hindari mengonsumsi kopi, teh dan alcohol karena bersifat diuretic dan membuat anda dehidrasi.

Anda dapat mengenali beberapa gejala-gejala yang muncul apabila and anda terkena trombosis seperti otot-otot betis mulai terasa sakit dan nyeri ketika digerakkan dan disentuh. Biasanya, tungkai akan mengalami pembengkakan khususnya pada salah satu kaki.

Pembengkakan yang terjadi biasanya karena penumpukan cairan yang terjadi Karena gravitasi ketika berada dalam kendaraan. Gejala lain adalah perubahan suhu kulit yang menjadi lebih tinggi dan mengalami perubahan warna yakni menjadi kemerahan disekitar tungkai.

Jika anda mengalami gejala-gejala tersebut, hendaklah segera memeriksakan ke dokter. Karena jika anda tidak segera mendapatkan penangan dengan diberikan injeks dan obat akan berakibat fatal untuk kesehatan tubuh anda.

Menyembuhkan Plak Penyumbatan Penderita Trombosis

penyakit thrombosis sangat berbahayaAdapun obat alami untuk masalah penyakit ini adalah Lumbrokinase. Obat ini sangat efektif digunakan untuk mengobati thrombosis. Selain menjadi pengobatan untuk jangka menengah, pengobatan dengan obat ini juga menjadi alternatif pengobatan karena lebih mudah dan efektif dibandingkan dengan terapi yang dilakukan selama ini.

Penyembuhan menggunakan metode terapi membutuhkan pengawalan ketat dari dokter sedangkan dengan Lumbrokinase ini tidak membutuhkan pengawasan ketat dari dokter. Pasien hanya perlu meminumnya dan obat akan segera bekerja dalam beberapa waktu. Hal ini akan melancarkan kembali pembuluh darah anda yang tersumbat oleh bekuan darah dan mengembalikan elastisitas pembuluh darah anda.

Jurnal Ilmiah Lumbrokinase Sebagai Anti Trombotik

jurnal lumbrokinase untuk thrombosis

Selengkapnya Lihat Di : http://www.sersc.org/journals/IJBSBT/vol3_no2/5.pdf

Nah, walaupun trombosis sudah memiliki obat alternatif Lumbrokinase ini, anda tetap harus berhati-hati ketika anda sedang melakukan perjalanan. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati. Kesehatan anda lebih berharga dari apapun, jangan sampai karena perjalanan anda yang jauh untuk berlibur, bekerja atau keperluan lainnya membuat kesehatan anda terancam.

Meskipun ruang sempit yang menjadikan anda sulit bergerak, usahakan sebisa mungkin anda untuk menggerakkan tubuh anda terutama bagian tungkai. Tidak hanya dalam perjalanan, ketika anda bekerja dikantor atau pekerjanan lain yang membuat anda hanya duduk berlama-lama dapat juga menjadi penyebab terjadinya penyakit trombosis. Kesehatan anda hanya anda yang bisa mengontrol jadi pertimbangan dan hati-hati dalam segala kondisi anda. Utamakan kesehatan anda agar tubuh anda selalu sehat. Kini anda sudah mengetahui apa itu trombosis, menghindarinya merupakan pilihan yang baik.

thrombosis disebut juga thrombus adalah bekuan darahPada penderita penyakit kolesterol, kita juga menemukan bawah trombosis adalah proses dari hasil pengikatan antara antara fibrin, platelets dan sel darah merah dapat menjadi plak penyumbatan pada dinding pembuluh darah yang jika dibiarkan maka akan terjadi penyakit jantung koroner ataupun terjadi serangan jantung ketika embulus  (pembekuan darah yang berjalan) menutupi saluran menuju jantung atau kepala (stroke iskemik = stroke akibat penyumbatan).

Untuk itu kita perlu melakukan tindakan untuk membersihkan plak penyumbatan maupun thrombus serta embulus yang berada pada pembuluh darah kita, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi produk Gravistro, dimana terdapat kandungan enzim lumbrokinase yang berfungsi untuk melarutkan thrombus dan plak penyumbatan serta embulus pada pembuluh darah kita.

Mungkin kita setiap hari menggosok gigi kita dan membersihkan kotoran pada mulut dan gigi kita, tapi pernahkah anda membersihkan pembuluh darah kita ? Lakukan dan konsumsi produk Gravistro untuk membantu membersihkan pembuluh darah kita agar terhindar dari resiko penyakit jantung koroner, stroke iskemik dan penyakit kardiovaskular lainnya akibat Deep Vein Thrombosis.

Gravistro obat jantung dan stroke

Summary
Apa Itu Trombosis (Deep Vein Thrombus)
Article Name
Apa Itu Trombosis (Deep Vein Thrombus)
Description
Trombosis adalah suatu proses pembekuan darah yang terjadi didalam arteri secara berlebihan sehingga menghambat proses aliran darah bahkan mungkin saja bisa menghentikan proses aliran tersebut.
Author
Publisher Name
Nutra Jaya Prima
Publisher Logo

Bantu Bagikan Artikel Ini