Penyakit Stroke, Penyebab Stroke Dan Gejala Stroke

Apa yang Anda Ketahui Tentang Penyakit Stroke?

penyakit stroke yang harus anda ketahuiPenyakit Stroke ialah salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian paling utama yang berada di Indonesia. Di Indonesia sendiri bila di hitung dari sekitar 1000 orang, 8 orang mengidap stroke, dan 7 orang meninggal karena penyakit ini. Bila mendengar hal ini, tentu saja penyakit stroke memiliki potensi yang sangat besar. Tanda seperti mati rasa yang berada di wajah, kaki, lengan, ataupun di sisi salah satu tubuh, disertai dengan adanya kebingungan dan sulit untuk bicara memang sering kita temui.

Berbicara tentang penyakit yang melumpuhkan bahkan mematikan penderitaanya dan sering diketahui ketika telah parah, maka penyakit stroke merupakan salah satu malapetaka tersebut. Penyakit stroke tidak jarang terjadi secara mendadak bahkan tanpa diketahui penyebabnya. Penderita umumnya menyadari hal tersebut sudah dalam keadaan parah dimana terdapat satu atau beberapa tanda penyakit stroke seperti: kelemahan atau kelumpuhan pada bagian tubuh tertentu.

Pada dasarnya setiap penyakit memiliki tanda dan gejala tertentu, hanya saja kerap kali hal tersebut kurang disadari dan dirasakan. Sehingga ketika serangan penyakit stroke yang parah tiba-tiba terjadi penderita umumnya baru menyadari bahwa gejala yang dirasakannya selama ini berujung pada stroke. Supaya hal tersebut tidak terjadi kepada anda dan orang tercinta sebaiknya anda mengetahui informasi terkait penyebab, tanda dan gejala penyakit stroke sedini mungkin. Untuk lebih jelasnya anda bisa menyaksikan informasi selengkapnya berikut ini.

Penyakit stroke atau yang akrab disebut CVA (Cerebrovascular Accident) merupakan sebuah kejadian berupa hilangnya fungsi otak dengan cepat suplai darah ke otak terganggu. Terganggunya suplai otak ini akibat tersumbatnya atau bocornya pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah menuju otak.

Penyakit stroke juga merupakan gangguan fungsi otak yang dapat terjadi dengan mendadak akibat terganggunya pembuluh darah pada otak dan bisa menyebabkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyebab kematian hingga 15,4% dari total seluruh kematian yang disebabkan penyakit. Tidak hanya itu tidak kurang dari 2,5% penderita stroke meninggal dunia sedangkan sisanya menderita kecacatan dengan keparahan yang cukup variatif.

Berbagai penelitian mengungkapkan, tanda-tanda terjadinya stroke ini bisa di kenali dengan adanya perubahan fisik, namun perubahan fisik yang terjadi beraneka ragam, ada yang ringan, tapi ada pula yang sangat ekstrem. Berikut ialah gejala dari stroke, antara lain:

  1. Mati rasa dan lemah pada wajah, dan satu sisi tubuh, biasanya orang yang mempunyai sakit stroke ini akan memiliki mulut yang mencong. Selain mulut, ada pula tanda sulit untuk menggerakkan lengan dan jari, seperti susah untuk mengangkat kedua tangan tapi lebih tinggi sebelah.
  2. Sulit bicara dan bingung, tanda yang paling umum di derita penderita stroke ialah masalah bahas, mereka akan mengalami masalah seperti sulit untuk bicara. Bahkan ada yang mengalami pengurangan pemahaman.
  3. Kesulitan untuk berjalan, berjalan seperti orang mabuk, jatuh, dan tersandung, bahkan kehilangan motorik halus, di sini penderita akan mengalami kesulitan membaca tulis.

Bila Anda memiliki riwayat keluarga yang menderita stroke, akan lebih baik jika Anda lebih mewaspadainya, hal ini dikarenakan, stroke juga memiliki sifat menurun ke keturunan. Bukan berarti keturunan orang yang menderita stroke, akan terkena penyakit ini, namun hanya memiliki peluang penyakit yang lebih besar. Usia, ras, etnik, atau jenis kelamin juga tidak dapat di rubah. Namun ada faktor pemicu yang bisa di rubah, seperti adanya penyakit lain, jantung koroner, hipertensi, gagal jantung.

penyakit stroke pada diri kitaBesarnya faktor-faktor pemicu tersebut memang berbeda antara satu dan yang lain, seperti risiko merokok, memiliki 2 kali besarnya di banding mereka yang tidak merokok, dan untuk penderita diabetes, memiliki risiko 2 hingga 4 kali, untuk penderita hipertensi memiliki risiko sebesar 6 kali, bila memiliki stroke, penderita ini akan dapat terkena stroke yang berulang 10 kali.

Sebenarnya yang paling penting ialah mengontrol segala risiko yang bisa di timbulkan, seperti perubahan gaya hidup yang lebih sehat, memperbaiki mental sehingga terhindar dari stress, selain itu pengobatan medis. Tetapi yang paling penting ialah penyakit stroke ini mampu terjadi kapan saja, siapa saja, bahkan dimana saja, yang harus kita lakukan ialah menghindari segala risiko yang dapat menjadi penyebab entah stroke, atau penyakit yang bisa mengakibatkan stroke.

Selain masalah stroke ini, anda juga dapat melihat mengapa stroke iskemik (penyumbatan pembuluh darah) dapat terjadi, karena penyakit stroke ini mirip dengan penyakit jantung koroner yang disebabkan oleh penyumbatan yang sama, cobalah untuk melihat apa yang menjadi penyebab penyumbatan tersebut pada artikel di website berikut ini, fibrinogen dan hubungan dengan penyakit jantung koroner.

Klasifikasi penyakit stroke yang penting diketahui

Penyakit stroke sendiri terbagi atas:

1. Stroke hemoragik

Pada kejadian stroke hemorragik terdapat pembuluh darah yang pecah sehingga menjadikan sirkulasi darah normal menjadi terhambat kemudian darah merembes pada sebuah area otak dan merusaknya. Perdarahan bisa terjadi pada semua bagian otak misalnya: thalamus, caudate putamen, hipotalamus (cerebellum, area suprakiasmatik, midbrain, dan spons), hipokampus (occipital parietal, parietal dan frontal). Sekitar 70% kasus stroke hemoragik menjangkit penderita hipertensi.

2. Stroke Iskemik

Pada penyakit stroke iskemik penyumbatan dapat terjadi pada sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju otak. Darah yang menuju otak dipasok oleh dua arteri vertebralis dan dua arteria karotis interna. Arteri vertebralis adalah cabang dari arteri subclavia dan arteri carotis interna adalah cabang dari arteri carotis communis.

Penyebab penyakit stroke yang penting diketahui

Penyakit stroke termasuk penyakit pada pembuluh darah otak yang ditandai infark cerebral atau kematian jaringan otak yang diakibatkan oleh penyumbatan, pecah atau penyempitan pembuluh darah menuju otak sehingga suplai oksigen dan darah berkurang yang mengakibatkan rangkaian reaksi biokimia yang mematikan atau merusakkan sel-sel saraf otak. Terdapat 2 faktor yang menyebabkan penyakit stroke yakni:

1. Faktor risiko medis

Faktor risiko medis yang mengakibatkan atau memperparah penyakit stroke diantaranya kolesterol, hipertensi (tekanan darah tinggi), aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), diabetes, gangguan jantung, migraine (sakit kepala sebelah) dan terdapat riwayat stroke pada keluarganya (faktor keturunan). Pemicu stroke menurut data statistik 80% adalah aterosklerosis dan hipertensi.

2. Faktor risiko perilaku

Factor risiko perilaku diakibatkan oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat misalnya mengkonsumsi minuman beralkohol atau bersoda, kurang olahraga/aktifitas gerak, kebiasaan merokok, suasana hati yang kurang nyaman misalnya kerap marah tanpa alasan yang jelas, suka mengkonsumsi makanan cepat saji (junk food dan fast food).

Gejala Penyakit Stroke

askep stroke bagi pasien penderita strokePenyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang saat ini banyak sekali ditakuti oleh banyak orang karena bisa membuat efek yang buruk. Gejala penyakit stroke ini memang sebenarnya mudah untuk dipelajari karena memang tidak terlalu sulit. Ini merupakan sebuah pelajaran yang berharga yang bisa anda dapatkan untuk dapat menyebarkan pelajaran ini ke beberapa orang terdekat ada. Gejala ini memang bisa membuat seseorang merasa sangat takut dan juga khawatir namun anda harus melawan segala pikiran buruk ini karena akan semakin memperparah penyakit.

Ada beberapa hal yang memang bisa membuat anda merasakan sangat terpukul jika terkena sebuah penyakit. Namun ini semua harus anda hadapi dengan sebaik mungkin. Ada baiknya anda mulai mengenal beberapa gejala penyakit ini supaya anda bisa terhindar dari beberapa penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa gejala yang sering muncul antara lain:

  1. Rasa bebal, ini merupakan gejala utama yang pastinya akan anda rasakan dan akan membuat tubuh anda sulit untuk digerakkan.
     
  2. Mati rasa, anda akan merasa beberapa organ tubuh anda sulit untuk digerakkan dan akan tidak bisa membuat anda bergerak.
     
  3. Kesemutan, ini biasanya hampir terjadi di seluruh tubuh anda dan membuat anda merasa kesakitan dan juga tidak bisa menggerakkan beberapa anggota tubuh anda.

Gejala ini sudah seharusnya anda pelajari sejak awal mungkin karena akan membuat anda semakin kaya akan pengetahuan dan juga membuat anda semakin mudah untuk mempelajari beberapa hal yang memang akan membantu anda. Bagi anda yang memang belum mengetahui beberapa hal ini sebaiknya anda mulai mencari tahu dan juga mulai memberikan perawatan yang terbaik bagi orang terdekat anda.

Ada pula beberapa gejala lain penyakit stroke yang sering muncul dari penyakit stroke ini. Gejala ini masih belum banyak diketahui oleh banyak orang oleh karena itu ada baiknya jika anda mengetahui gejala ini. Beberapa gejala ini memang bisa menjadi salah satu referensi bagi anda antara lain:
 

  • Pingsan mendadak, ini sering bisa membuat anda sering merasa kaget dan mata terasa gelap sesaat sebelum pingsan, hal ini diakibatkan karena kurangnya supply oksigen yang masuk ke dalam dan diproses pada pembuluh darah di kepala.
     
  • Rasa mual, ini memang belum banyak diketahui oleh orang-orang bahwa rasa mual walaupun bukan pasti disebabkan karena gejala stroke namun perlu diperiksa kepastiannya karena salah satu gejala dari penyakit stroke adalah keseringan mual.
     
  • Sakit kepala, ini sangat sering dialami akibat adanya kelumpuhan pada beberapa organ tubuh, mungkin bagi sebagian orang menganggap remeh rasa sakit kepala, sejatinya rasa sakit kepala ini atau migrain disebabkan karena ada aliran darah yang tidak lancar.
     

Dengan adanya beberapa gejala diatas memang bisa memberikan anda pengetahuan lebih dan juga bisa membantu anda untuk memberikan penanganan yang baik. Karena ada beberapa kasus yang memang terlambat ditangani karena mereka tidak mengetahui gejala penyakit stroke ini. Ada juga beberapa orang yang langsung meninggal akibat tidak mendapatkan perawatan yang baik serta salah dalam perawatan.

Gejala dari serangan penyakit stroke

Stroke bisa menjangkit siapa jasa, kapan saja dan dimana saja entah orang tersebut sedang beraktifitas, istirahat bahkan tidak jarang tidak diikuti gejala penyerta sehingga keadaan sebelumnya betul-betul normal. Tanda-tanda penyakit stroke diantaranya:

1. Defisit neurologis global bisa terjadi akibat gangguan yang tejadi pada ARAS (Ascending Reticular Activating System) yakni wilayah otak yang fungsinya mengatur kesadaran. Gangguan yang terjadi pada ARAS bisa berupa kenaikan tekanan darah atau penekanan oleh bekuan darah di dalam otak.

2. Defisit neurologis focal yang ditandai dengan terganggunya fungsi pada bagian tubuh tertentu misalnya: artikulasi bicara menjadi pelo/cadel, wajah asimetris, tungkai dan lengan menjadi lemah. Kelemahan pada tungkai dan lengan umumnya hanya terjadi pasa satu sisi tubuh entah kiri atau kanan dan jarang sekali terjadi pada dua sisi sekaligus pada waktu yang sama. Gangguan syaraf tersebut disebabkan kerusakan setempat untuk wilayah ganglia basalis yang mana terdapat serabut-serabut syaraf motorik yang mengontrol pergerakan otot pada tubuh kita.

Setiap orang, keluarga bahkan masyarakat pada tingkat awal wajib mendapat informasi yang meyakinkan dan jelas bahwa stroke merupakan serangan otak yang sederhana dengan 5 tanda utama yang harus sangat difahami dan dimenerti. Hal tersebut begitu penting supaya seluruh orang memiliki kewaspadaan yang tinggi akan bahaya serangan penyakit stroke.

Adapun tanda utama serangan penyakit stroke diantaranya:

  1. Rasa bingung karena tiba-tiba sulit mengerti atau sulit bicara
  2. Terdapat rasa mati mendadak/ rasa bebal/ kehilangan rasa dan lemas pada muka, kaki atau tangan terlebih pada satu bagian tubuh saja
  3. Satu bahkan kedua mata tiba-tiba kabur
  4. Tiba-tiba merasa sakit kepala atau pusing yang tidak diketahui penyebabnya
  5. Tiba-tiba hilang keseimbangan, sulit berjalan dan agak terhuyung

 

Seseorang disebut menderita penyakit stroke apabila menderita deficit neurologis hingga lebih dari 24 jam. Jika gangguan syaraf berlangsung kurang dari 24 jam keadaan tersebut dikatakan sebagai stroke ringan atau Transient Ischemik Attack (TIA). Penting difahami bahwa TIA adalah salah satu factor risiko terjadinya penyakit stroke untuk kemudian hari, untuk itu kondisi tersebut tidak dapat dihiraukan begitu saja.

Gejala klinis dari penyakit stroke murni diakibatkan oleh adanya gangguan di pembuluh darah otak yakni pecahnya atau tersumbatnya pembuluh darah otak. Tetapi hal tersebut tidak diakibatkan oleh penyakit lain seperti gangguan saraf perifer, infeksi otak maupun tumor otak. Adapun factor yang mengakibatkan pembuluh darah otak terganggu diantaranya kolesterol, kencing manis dan hipertensi.

Penyebab Penyakit Stroke

Ada banyak orang yang pastinya sudah mengetahui apa itu sebenarnya penyakit stroke. Ini merupakan sebuah penyakit yang perlu diwaspadai. Beberapa penyebab stroke memang harus kita perhatikan agar kita bisa lebih waspada dan juga bisa menjaga tubuh kita agar terus sehat dan juga terhindar dari beberapa penyakit yang memang akan mengganggu kita. Apabila anda saat ini sedang mengalami beberapa penyakit ini maka anda harus mulai untuk bergaya hidup sehat.

Jangan sampai anda terkena penyakit ini untuk kedua kalinya, anda juga bisa menyebarkan beberapa informasi yang mungkin anda ketahui mengenai penyakit ini ke beberapa orang terdekat anda. Salah satu yang bisa anda sebarluaskan adalah penyebab dari penyakit ini agar lebih banyak orang yang berwaspada terhadap penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa hal yang menyebabkan penyakit ini antara lain:

  1. Kolesterol, kandungan kolesterol yang sangat tinggi pada tubuh anda bisa menyebabkan anda terkena beberapa penyakit seperti penyakit stroke karena kolestrol adalah biang penyumbatan pada pembuluh darah, dan jika terjadi di kepala dapat menyebabkan stroke iskemik.
     
  2. Tekanan darah tinggi, ini bisa menyebabkan saraf ikut terganggu yang pastinya akan membuat pembuluh darah menjadi tidak elastis atau dalam arti lain keelastisan dari pembuluh darah menjadi hilang dan bisa mengakibatkan pecah sehingga terkena stroke hemoragik
     
  3. Sakit kepala sebelah, ini bisa kali sering terjadi jika anda melakukan beberapa hal yang cukup keras dan membuat otak anda bekerja dengan keras, awasi dampak masalah sakit kepala sebelah atau migrain.
     

Saat ini penyakit sejenis ini bisa menyerang siapa saja tidak memandang usia pastinya. Anda harus berhati-hati dengan penyakit sejenis ini. Salah satu yang bisa anda alami adalah penyakit stroke. Bagi anda yang saat ini masih muda, anda juga harus berhati-hati karena penyakit ini bisa saja menyerang anda. Terlebih bagi anda yang memiliki gaya hidup yang sangat buruk, ini bisa membuat resiko penyakit ini semakin tinggi.
 
Ada beberapa hal yang memang bisa menyebabkan penyakit ini muncul di usia muda. Salah satu hal yang paling utama adalah gaya hidup yang sangat buruk. Inilah beberapa hal yang menyebabkan penyakit ini muncul pada anak muda antara lain:

  1. Mengkonsumsi makanan instan, bagi anda yang sering mengkonsumsi jenis makanan ini secara sering maka faktor anda terkena penyakit ini semakin meningkat.
     
  2. Merokok, ini juga bisa membuat anggota tubuh anda rusak dan ikut tercemar sehingga anda bisa saja terganggu.
     
  3. Obesitas, ini bisa membuat saraf yang ada pada tubuh anda tergencet dan membuat mereka tersendat.
     

Berdasarkan beberapa penyebab yang sudah disebutkan diatas, pastinya anda akan mengetahui beberapa hal yang memang akan sangat mengganggu anda. Jadi anda sebenarnya bisa menghindari beberapa penyakit ini dengan menerapkan pola hidup yang sehat yang pastinya sangat baik. Apabila penyebab stroke ini memang sangat sering anda lakukan sebaiknya mulailah dikurangi untuk kehidupan anda yang lebih baik ke depannya.

Mengenali tanda penyakit stroke dengan FAST

gejala penyakit stroke dan penyebab strokeUntuk membantu meningkatkan kewaspadaan para masyarakat awam terkait tanda awal serangan penyakit stroke metode FAST bisa menjadi salah satu pilihan. Yang dimaksud istilah FAST adalah singkatan dari:

1. Face (wajah)

Anda bisa meminta seseorang yang anda curigai terserang penyakit stroke untuk tersenyum. Anda bisa memperhatikan adakah ketidaksimetrisan yang terlihat pada wajahnya?

2. Arms (lengan)

Anda bisa meminta seseorang yang anda curigai mengidap penyakit stroke untuk mengangkat kedua lengan dengan tegak lurus ke depan kemudian menahannya beberapa detik. Akankah dia hanya bisa mengangkat satu lengan saja? Jika ia bisa mengangkat kedua lengan, adakah salah satu lengan yang tampak turun?

3. Speech (bicara)

Anda bisa meminta seseorang yang anda curigai terserang penyakit stroke untuk mengulang sejumlah kalimat. Mampukah ia berbicara secara jelas atau terdengar cadel/pelo? Untuk lebih jelasnya jika kalimat yang diucapkan sebaiknya banyak mengandung huruf R misalnya Rani lari-lari sambil menari.

4. Time (waktu)

Setiap detik begitu berharga untuk sebuah nyawa. Jika anda menemukan salah satu gejala yang disebutkan diatas. Segera bawa pasien ke rumah sakit terdekat khususnya yang mempunyai fasilitas penanganan penyakit stroke terpadu.

Dengan mengetahui fast setiap keluarga dan masyarakat mempunyai kesadaran untuk membawa pasien stroke dengan segera ke UGD rumah sakit terdekat khususnya rumah sakit dengan fasilitas pelayanan stroke terpadu. Sehingga pihak rumah sakit bisa menangani pasien secara komprehensif dari awal serangan, terapi pengobatan sampai terapi pasca stroke.

Penting anda ketahui penanganan pasien dengan penyakit stroke adalah 3 jam. Ingat time is brain sehingga apabila pasien dengan stroke segera mengalami penanganan maka peluang untuk terselamatkan akan semakin besar. Hal ini membuat derajat kecacatan bisa ditekan sedemikian rupa sebab pasien dengan penyakit stroke memiliki hak atas kualitas hidup optimal.

Cara untuk mencegah penyakit stroke

Untuk menghindari penyakit stroke, anda dapat melakukan perilaku pencegahan salah satunya melakukan gaya hidup sehat seperti di bawah ini:

1. Monitor tekanan darah secara rutin

Tekanan darah yang tinggi dapat menjadikan pembuluh darah mengalami tekanan yang ekstra. Meski tidak menunjukkan gejala sebaiknya monitor tekanan darah anda secara rutin.

2. Hindari bahkan hentikan kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok bisa mengakibatkan darah menjadi cepat menggumpal dan menyebabkan atherosclerosis atau pengerasan pada dinding pembuluh darah.

3. Kendalikan penyakit jantung

Jika anda memiliki gangguan atau gejala jantung misalnua kadar kolesterol tinggi atau denyut jantung tidak teratur anda wajib berhati-hati sebab bisa meningkatkan risiko penyakit stroke. Anda bisa konsultasi dengan dokter untuk mencari cara terbaik.

4. Kendalikan dan atasi depresi dan stress

Depresi dan stress bisa mengganggu dan mengkibatkan korban fisik yang apabila tidak teratasi bisa mengakibatkan permasalahan jangka panjang.

5. Mengkonsumsi makanan sehat

Asupan nutrisi untuk tubuh dari makanan ini penting anda perhatikan dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat seperti dari sayur dan buah setiap hari. Makanan berserat ini bermanfaat untuk mengontrol lemak darah.

Selain itu hindari mengkonsumsi daging merah terlampau banyak sebab kandungan lemaknya dapat menjadikan pembuluh darah cepat mengeras.

6. Kendalikan berat badan

Obesitas atau memiliki berat badan tubuh dapat meningkatkan resiko hipertensi atau tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung yang seluruhnya bisa mengakibatkan terjadinya penyakit stroke.

7. Aktif dan rutin berolahraga

Melakukan aktifitas fisik secara rutin membantu anda menurunkan tekanan darah dan menyeimbangkan lemak dalam darah yang sehat.

8. Kurangi konsumsi garam

Garam berpotensi meningkatkan tensi darah, untuk itu anda perlu mengurangi konsumsi garam atau bahan lain yang asin dari makanan.

9. Batasi konsumsi minuman beralkohol

Mengkonsumsi minuman beralkohol bisa menaikkan tensi darah sehingga mengurangi minuman beralkohol berarti menghindarkan anda dari hipertensi.

10. Mengikuti perkembangan informasi

Perkembangan informasi ini misalnya penggunaan pil atau hormon pada obat tertentu yang bisa memperparah faktor resiko pemicu penyakit stroke.